|
 |
|
Apr 21, 2005
 KASIH SUCI INI... 

Inikah Ertinya Cinta
Inikah ertinya cinta
Hadir tanpa dipinta
Hati ingin menerima
Tapi dibatasi cinta
Sinar wajahnya bercahaya
Diriku terpesona
Namun aku masih mencari
Cinta Yang Esa
Cintailah cinta di hati
Kerana itulah cinta yang hakiki
Oh Tuhanku mendamba
Cinta dan rahmat darimu
Kupohon cinta insan yang mencintaimu
Bimbinglah daku mengenali erti cinta suci
Moga dapat kukecapi kasih yang sejati
** Ayang sentiasa mendoakan kasih kita terpelihara kesuciannya, abang...Amin...**
Posted at 06:45 pm by LuvAdya
Permalink
Apr 20, 2005
 MENGGAPAI KEBAHAGIAAN 

Suatu ketika, di tepian telaga kelihatan seorang
pemuda sedang duduk termenung. Tatapan
matanya kosong, menatap hamparan air di
depannya. Seluruh penjuru mata angin telah di
laluinya, namun tidak ada satupun titik yang
membuatnya puas. Kekosongan makin senyap,
sampai ada suara yang menyapanya.
Sedang apa kau disini wahai anak muda? tanya
seseorang. Rupanya ada seorang lelaki tua. Apa
yang kau risaukan..? Anak muda itu menoleh ke
samping, Aku lelah Pak Tua. Telah berbatu-batu
jarak yang ku tempuh untuk mencari kebahagiaan,
namun tak juga ku temukan rasa itu dalam diriku.
Aku telah berlari melalui gunung dan lembah, tapi
tidak ada tanda kebahagiaan yang hadir dalam
diriku. Kemana kah aku harus mencarinya?
Bilakah akan
ku temukan rasa itu?
Lelaki tua itu duduk semakin dekat,
mendengarkan dengan penuh perhatian. Di
pandangnya wajah lelah di depannya. Lalu, dia
mulai berkata, Di depan sana, ada sebuah taman.
Jika kamu ingin jawapan dari pertanyaan mu,
tangkaplah seekor kupu-kupu buatku. Mereka
berpandangan.
Ya...tangkaplah seekor kupu-kupu buatku dengan
tanganmu Pak Tua
mengulangi kalimahnya lagi.
Perlahan.... pemuda itu bangkit. Langkahnya
menuju satu arah, taman. Tidak berapa lama,
ditemuinya taman itu. Taman yang semarak
dengan pohon dan bunga-bunga yang sedang
mekar. Maka tidak hairanlah, banyak kupu-kupu
yang berterbangan disana. Dari kejauhan Pak Tua
melihat, memperhatikan tingkah yang diperbuat
pemuda yang sedang gelisah itu.
Anak muda itu mulai bergerak. Dengan
mengendap-ngendap, ditujunya sebuah sasaran.
Perlahan. Namun, Hap! sasaran itu luput. Di
kejarnya kupu-kupu itu ke arah lain. Dia tidak ingin
kehilangan buruan. Namun lagi-lagi. Hap!. Dia
gagal. Dia mulai berlari tak beraturan.
Diterjangnya sana-sini. Dirempohnya rerumputan
dan tanaman untuk dapatkan kupu-kupu itu.
Diterobosnya semak dan perdu di sana.
Gerakannya semakin liar.
Adegan itu terus berlangsung, namun belum ada
satu kupu-kupu yang dapat ditangkap. Si pemuda
mulai kelelahan. Nafasnya semakin kencang,
dadanya bergerak naik-turun dengan cepat.
Sampai akhirnya ada teriakan, Hentikan dulu
anak muda. Istirehatlah.
Tampak Pak Tua yang berjalan perlahan. Ada
sekumpulan kupu-kupu yang berterbangan di sisi
kanan dan kiri Pak Tua. Mereka terbang
berkeliling, sesekali hinggap di tubuh tua itu.
Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Berlari
dan menerjang? berempoh-rempoh tak tentu arah,
menerobos tanpa peduli apa yang kau rosak?
Pak Tua menatap pemuda itu. Nak, mencari
kebahagiaan itu seperti menangkap kupu-kupu.
Semakin kau terjang, semakin ia akan
menghindar. Semakin kau buru, semakin pula ia
pergi dari dirimu.
Namun, tangkaplah kupu-kupu itu dalam hatimu.
Kerana kebahagiaan itu bukan benda yang dapat
kau genggam, atau sesuatu yang dapat kau
simpan. Carilah kebahagiaan itu dalam hatimu.
Telusuri rasa itu dalam kalbumu. Ia tak akan lari
kemana-mana. Bahkan, tanpa kau sedari
kebahagiaan itu sering datang sendiri.
Pak Tua mengangkat tangannya. Hap, tiba-tiba,
tampak seekor kupu-kupu yang hinggap di hujung
jari. Terlihat kepak-kepak sayap kupu-kupu itu,
memancarkan keindahan ciptaan Tuhan.
Pesonanya begitu mengkagumkan, kelopak sayap
yang mengalun perlahan, layaknya kebahagiaan
yang hadir dalam hati. Warnanya begitu indah,
seindah
kebahagiaan bagi mereka yang mampu
menyelaminya.
*********************************
Mencari kebahagiaan adalah layaknya menangkap
kupu-kupu. Sulit, bagi mereka yang terlalu
bernafsu, namun mudah, bagi mereka yang tahu
apa yang mereka cari. Kita mungkin dapat
mencarinya dengan menerjang sana-sini,
merempoh sana-sini, atau menerobos sana-sini
untuk mendapatkannya. Kita dapat saja
mengejarnya dengan berlari
kencang, ke seluruh penjuru arah. Kita pun dapat
meraihnya dengan bernafsu, seperti menangkap
buruan yang dapat kita santap setelah
mendapatkannya.
Namun kita belajar. Kita belajar bahawa
kebahagiaan tidak boleh di dapat dengan cara-cara
seperti itu. Kita belajar bahawa bahagia bukanlah
sesuatu yang dapat di genggam atau benda yang
dapat disimpan. Bahagia adalah udara, dan
kebahagiaan adalah aroma dari udara itu. Kita
belajar bahawa bahagia itu memang ada dalam
hati. Semakin kita mengejarnya, semakin pula
kebahagiaan itu akan pergi dari kita. Semakin kita
berusaha meraihnya, semakin pula kebahagiaan
itu akan menjauh.
Cubalah temukan kebahagiaan itu dalam hatimu.
Biarkanlah rasa itu menetap, dan abadi dalam hati
kita. Temukanlah kebahagiaan itu dalam setiap
langkah yang kita lakukan. Dalam bekerja, dalam
belajar, dalam menjalani hidup kita. Dalam sedih,
dalam gembira, dalam sunyi dan dalam riuh.
Temukanlah bahagia itu, dengan perlahan, dalam
tenang, dalam ketulusan hati kita.
Saya percaya, bahagia itu ada dimana-mana.
Rasa itu ada di sekitar kita. Bahkan mungkin,
bahagia itu hinggap di hati kita, namun kita tidak
pernah memperdulikannya. Mungkin juga, bahagia
itu berterbangan di sekeliling kita, namun kita
terlalu acuh untuk menikmatinya.
## Di petik dari Buletin Board daripada seorang kenalanku kat Friendster...
Posted at 03:03 am by LuvAdya
Permalink
Apr 19, 2005
 Khas Buat Hubby.... 

JIKA
Jika teringat tentang dikau
Jauh di mata dekat di hati
Sempat terfikir tuk kembali
Walau beda akan kujalani
Tak ada niat untuk selamanya pergi
Jika teringat tentang dikau
Jauh di mata dekat di hati
Apakah sama yang kurasa
Ingin jumpa walau ada segan
Tak ada niat untuk berpisah denganmu
Jika memang masih bisa mulut ku berbicara
Santun kata yang ingin terucap
Kan ku dengar caci dan puji dirimu padaku
Kita masih muda dalam mencari keputusan
Maafkan daku ingin kembali
Seumpama ada jalan tuk kembali
Jika teringat tentang dikau
Jauh di mata dekat di hati
Tak ada niat untuk selamanya pergi
Jika teringat tentang dikau
Jauh di mata dekat di hati
Tak ada niat untuk berpisah denganmu
Posted at 02:02 am by LuvAdya
Permalink
Apr 18, 2005
 Dengarlah ... 

Dalam Diam Aku Menyintai Mu
Entah mengapa ku rasa tak menentu
Semenjak aku mengenali dirimu, sayang
Terbayang-bayang wajahmu di mataku
Hingga tersentuh rasa indah di kalbu
apakah ertinya
Aku tak tahu mengapa aku rindu
Aku tak tahu mengapa aku rindu
Ingin ku curah tetapi rasa malu
Cubalah engkau mengerti isi hati ku
Di dalam diam aku menyintai mu
Ku harap kau faham perasaan ku
yang kini dilamun rindu pada mu
sungguhnya aku telah jatuh cinta
oh...indahnya bila bersama mu
cinta ku dengan ikhlasnya
janganlah engkau sia-siakan
harapan dan impianku
Posted at 03:03 am by LuvAdya
Permalink
Apr 17, 2005
 Alhamdulillah... 

Alhamdulillah, ari ni ayang dah ceritakan niat murni abang kepada ayang...Sepertimana ayang penah katakan sebelum ni, begitu juga pendapat kakak ayang...Rasanya tak perlulah ayang coret kat sini tentang pendapat ayang dengan kakak ayang tu sebab ayang tak nak orang lain yang menjenguk ke blog kita mengetahuinya...Hehehe...
Di sini ayang nak berkongsi gembira dengan abang dan kengkawan yang baca blog ni...Ayang gembira sebab akhirnya ayang dah ceritakan niat murni kita...Abang pun tahu betapa susahnya nak memiliki ayang sebab sebab...Rasanya terlalu peribadi untuk di tuliskan di sini...Cukuplah ayang penah ceritakan di luar dulu...Hanya Allah dan abang saja yang tahu apa yang penah ayang alami sebelum mengenali abang.Sebelum berjumpa abang dan sebelum menerima kasih abang...
Apa yang ayang gembiranya sejak kebelakangan ni kan...Sejak ayang mengenali abang dan selepas kita berjumpa, abang telah mengubah cara pemikiran ayang...Ayang banyak menjadi pemberi nasihat kat bebudak chatters atau blogger...Ayang sering bercakap mengenai ALLAH bersama mereka...Ayang sendiri tak sangka boleh berubah sejauh ini bang...Ayang berterima kasih pada abang kerana menyedarkan ayang tentang kehidupan...Terima kasih abang...Semoga kasih kita berdua akan diretui ALLAH dan kedua orang tua ayang hendaknya...Aminn...
Posted at 12:36 pm by LuvAdya
Permalink
Apr 16, 2005
 Baby demam... 

Hubby...
Hari ni baby tak sihatlah...baby demam panas, selsema dan batuk...Hubby ader amalkan pantang larang tak? Jangan makan makanan yang alah tau...Kalau tak camne Hubby nak sembuh?Janjilah untuk berpantang ye...?Ari ni birthday abah, baby nyaris lupa tadi tapi malangnya lepas balik dari Mid Valley baru baby teringat hadiah untuk abah...
Hubby... Terima kasih sebab sudi jenguk blog kita hari ni...Baby tahu sebab baby ada terima email dari hubby...Baby gembira sangat dapat email dari Hubby tadi...Tapi bila kita dapat berchatting sekali, Bi...?Selama ni kita berhabis duit dengan call dan SMS, sekarang jomlah kita berchatting time takde kredit ni...Tapi takpe, Baby faham kerja hubby tak mengizinkan hubby online selalu...So, hanya Allah menjadi tempat kita mengharap iaitu semoga kasih sayang kita sentiasa dipelihara dengan baik sehinggalah terjadinya ikatan suci iaitu pernikahan kita...Ingat selalu ye, sayang....!
Posted at 03:55 am by LuvAdya
Permalink
Apr 14, 2005
 Terubat jua akhirnya.... 

Di saat hujan turun mencurah-curah dengan lebatnya disertai dengan bunyi guruh dan ribut petir, Hubby menelefon aku...Agaknya dia dah tamat waktu bekerja ketika itu tapi tak dapat balik kerana hujan lebat...Sebab tak tahu nak buat apa, dia call aku kot..? Huhuu.. Terubat gak rindu aku kat dia walaupun hanya dengar suara dia... ekekekee...
Hubby...
Semoga kasih kita sentiasa terpelihara dan di restui ALLAH S.W.T...Baby bersyukur kita dipertemukan oleh-Nya...Di saat kita berdua saling memerlukan...Baby doakan semoga kebahagiaan menjadi milik kita buat selamanya...Ramai yang merestui kita sayang...
Posted at 06:14 am by LuvAdya
Permalink
 Nikmat Kasih Sayang-MU... 

Ya ALLAH Ya Tuhanku...
Dengan nama ALLAH yang Maha penyayang lagi Maha Pengasihani...Sesungguhnya aku amat mencintai-Mu, Ya ALLAH...Engkau kekasih pertamaku yang sentiasa setia di sisiku, Ya ALLAH...Aku sedar Kau sentiasa melindungi aku selama ini, malah akulah insan yang menjadi pilihan-Mu untuk menerima segala ujian-Mu...Sesungguhnya aku redha atas segala yang pernah aku alami sejak berusia 13 tahun lagi...Dan aku bersyukur kini kerana berjaya meneruskan kehidupan ini dan mulai mendapat ramai kawan walaupun di alam maya... Aku bersyukur mendapat curahan kasih sayang-MU, Ya ALLAH....
Ya ALLAH Yang Maha Pengampun...
Terimalah taubatku dan ampunilah dosa kedua ibubapaku...Rahmatilah kedua ibubapaku sebagaimana mereka memberi rahmat kepadaku semasa aku masih kecil dahulu...Panjangkanlah usia mereka agar kami 4 beradik dapat membalas jasa mereka selama ini...Berikanlah peluang kepadaku untuk mencurahkan kasih sayang kepada mereka pula, Ya ALLAH...
Ya ALLAH
hanya kepada-Mu tempatku meluahkan segala suka dan duka hidupku di dunia ini...Hanya Engkau sahaja yang Maha Mengetahui bagaimana perjalanan hidupku yang penuh dengan dugaan yang menyeksakan bagiku...Hanya Kau yang tahu bagaimana aku menderita demi kedua ibubapaku...Aku tak berpeluang menikmati kehidupan zaman remajaku seperti orang lain...Aku bersyukur dikurniakan sifat SABAR dalam diriku walaupun hati ini meronta-ronta ingin hidup bebas...Aku redha segalanya, Ya ALLAH...
Ya ALLAH Ya Tuhanku,
Aku juga bersyukur pada-Mu kerana mempertemukan aku dengan abang...Sekurang-kurangnya kasih sayang dari abang banyak mendorong aku untuk berubah ke arah kebaikan...Ya ALLAH, kami berdua ingin memohon restu-Mu...Redhailah hubungan kami Ya ALLAH...Murahkanlah rezeki kami agar kami dapat mengadakan ikatan yang suci.Izinkanlah kami mendirikan "masjid" idaman kami, Ya ALLAH...Hanya Kau yang tahu betapa kami saling memerlukan di antara satu sama lain...
Restui kami Ya ALLAH Ya Tuhanku...Mudah-mudahan kebahagiaan menjadi milik kami hingga ke akhir hayat hendaknya...Aminn...
Posted at 06:04 am by LuvAdya
Permalink
Apr 13, 2005
 Kerinduan Ini... 

Baru 3 hari tak jumpa, aku dah merindui Hubby...Apa kabar Hubby hari ni?Dengan keadaan cuaca tak berapa baik ni, sungguh membimbangkan.Hubby penah demam selepas terkena hujan tempoh hari semasa nak balik rumah dari tempat keje dia...Ya Allah, Lindungilah Hubby dari sebarang kejadian yang tak diingini...Mudah-mudahan Hubby sentiasa selamat pergi dan balik keje...
Kerinduan ini adalah suatu perasaan yang di anugerahkan oleh Allah S.W.T kepada kita...Baby hargai perasaan suci ini...Baby juga hargai kasih sayang yang Hubby curahkan pada Baby...Bersamalah kita berdoa dan selalulah panjatkan kesyukuran kepada Yang Maha Esa kerana mempertemukan kita berdua...
Hubby...Kasih Baby pada Hubby masih suci...Jangan biarkan kasih kita yang suci ini di cemari oleh hasutan syaitan kerana merekalah yang akan menyebabkan kita...Maaf, baby terlalu fobia untuk menyebut perkataan "berpisah"...Perpisahan yang tak pernah dipinta...Hubby... Bersamalah kita berusaha menjalinkan suatu ikatan suci melalui restu kedua Ma dan Abah baby...Semoga dengan doa restu mereka nanti, dapatlah kita hidup bersama dan berbahagia selamanya...Aminn...
Posted at 03:54 am by LuvAdya
Permalink
Apr 12, 2005
 Wajah Kekasih 

Ku menyaksikan dedaun kekeringan
Gugur ke bumi gersang tiada penghuni
Tiada mentari, awan kesuraman
Bagaikan waktu yang terhenti
Ku menyaksikan seraut wajah cinta
Yang kehampaan tiada lagi bermaya
Kini kehilangan sebuah harapan
Bagaikan cinta yang terkubur
Adakah mungkin untukku menghindari
Gurisan kasih luka di hati
Jiwaku resah apakah kesudahan
Kecewa ataupun bahagia ooo...
Ku yakinkan diri demi rinduku
Penawar hanya dari wajah kekasih
Walaupun rintangan datang menduga
Ku tempuhinya kerna cinta membara
Ooo... mimpi yang terindah
Jelmalah dalam nyata
Wajah-wajah kekasih
Ku mengharapkan ikatan kemesraan
Antara kita akan terlaksana jua
Walaupun impian dalam kekaburan
Ku yakin padamu oh Tuhan
Posted at 08:33 pm by LuvAdya
Permalink
|
|
|